Arca Dewi dan Watu Tumpang

Website Resmi Desa Karangtengah, Batur, Banjarnegara

Arca Dewi berdasarkan legenda Telaga Merdada, merupakan jelmaan istri Resi Gautama. Dikisahkan bahwa istri Resi Gautama telah merahasiakan asal muasal cupu manik Astagina dari Resi Gautama, sehingga membuatnya murka dan mengutuk istrinya menjadi patung batu. Patung/arca tersebut kemudian dilemparkan ke udara dan jatuh di tepi Telaga Merdada. Hingga sekarang arca tersebut masih berdiri kokoh di tepi telaga Merdada, tepatnya di atas bukit sebelah timur Telaga Merdada. Bila kita ingin menyaksikan bagaimana rupa sang Ratu, kita harus menaiki bukit dengan lintasan yang cukup sulit. Namun, kesulitan tersebut akan terbayarkan ketika kita sampai di atas. Dari sisi tenggara Arca, kita dapat menyaksikan batu berbentuk kepala dengan mahkotanya. Benar-benar terlihat sebagai jelmaan seorang Ratu. Tak hanya itu, dari puncak bukit kita dapat menyaksikan pesona Telaga Merdada yang berbentuk cekungan dengan bukit hijau di sekitarnya. Panorama yang sangat indah dengan terpaan angin sejuk yang menentramkan.

Tidak jauh dari Arca Dewi, batu tumpeng terletak di atas bukit sisi timur Telaga Merdada. Batu ini merupakan pemisah antara Telaga Merdada dan bukit Sitalang. Disebut batu tumpeng karena bentuk batu ini menyerupai nasi tumpeng yang biasa disajikan dalam berbagai perayaan. 

Sumber:

https://karangtengah.weebly.com/obyek-wisata.html